All about boys, guys, men etc part 1 (site survey by Dika)

Hampir empat bulan terakhir ini, aku memang sering berinteraksi dengan empat cowok yang berbeda karakter, sifat, dan perangai. Perbedaan karakter mereka ternyata tak membuat masalah besar bagi mereka berempat. Mereka tetap asyik dan saling berteman satu sama lain. Mungkin inilah sifat cowok pada umumnya.
Oke, aku akan memperkenalkan keempat cowok yang akan kuceritakan (tentunya dengan nama samaran yaa) 😀

1. Damian (Sang Sanguin)
Damian salah satu tipe cowok yang sanguin alias populer. Dia ramah kepada setiap orang dan juga banyak temannya. Sekarang ia menjadi seorang pemimpin. Karena sifatnya yang sering bercanda, ia jadi kesulitan membagi waktu kapan untuk bercanda dan kapan untuk serius. Mungkin karena ini pulalah, ia jadi jarang kelihatan stress berkepanjangan atau bad mood. Ia benar-benar tipe sanguin sejati yang sangat menyenangkan.

2. Adam (Sang Plegmatis)
Kalau bisa dibilang, Adam adalah orang yang sangat pasrah. Pembawaannya tetap tenang dan tanpa ekspresi jika ada masalah yang besar. Entah apa yang ia rasakan dalam hatinya. Dia memang butuh dituntun untuk tetap maju karena sifatnya yang ‘terserah’ dan terlalu tenang. Adam sama seperti Damian, selalu ramah kepada setiap orang. Tetapi perbedaannya dengan Damian, Adam tak bisa marah dengan respon yang meledak-ledak seperti Damian. Dia hanya mengumpat pelan dan sebentar jika kesal dengan orang. Untuk tipe cowok seperti ini, Adam bisa dibilang cowok yang suka mengalah daripada masalah menjadi panjang. Cocok untuk cewek-cewek bawel.

3. Matthew (Sang Koleris)
Tak ada kata-kata yang pas untuk menggambarkan cowok bernama Matthew, kecuali menyebalkan. Sifatnya yang egois, kekanak-kanakan, sok tahu, dan cuek dapat membuatku naik darah jika sedang berinteraksi dengannya. Umurnya yang bisa dikatakan dewasa sangat tidak cocok dengan sifatnya. Jika sedang menghadapi masalah, ia tak setenang Adam ataupun Damian. Ekspresi stress sudah tampak diwajahnya dengan diiringi umpatan-umpatan kasar. Namun ia lebih berani menghadapi masalah sendirian dibandingkan Adam. Sifatnya yang menurutku terkadang mengesalkan, dibalik itu terdapat rasa tanggung jawab besar yang ia emban.

4. Rafael (Sang Melankolis)
Pada awalnya aku kira ia tipe cowok yang sanguin sejati karena ia mudah berinteraksi dengan siapa saja. Tapi dibalik sanguinnya itu, Rafael mempunyai sisi melankolis yang tak bisa luput dari perhatianku. Ia menjadi satu-satunya cowok yang peka di antara ketiga cowok-cowok di atas. Kadang ia juga perasa dan moody-an jika menghadapi masalah. Tidak sanggup mendengar bentakan sedikit, Rafael bisa menjadi kesal jika mengalaminya. Tapi Rafael bisa menjadi pendengar yang menyenangkan jika aku mempunyai masalah. Ia juga tak jarang memberiku pendapat atas respon dari curhatanku.

Well, itulah keempat cowok yang mewarnai hidupku selama empat bulan terakhir ini. Perbedaan karakter dari mereka menjadi salah satu hal yang menarik dari dunia cowok, yaitu walaupun mereka sering berbeda pendapat dan terkadang ada masalah yang mengganjal satu sama lain tetapi kebersamaan dan keakraban mereka yang kadang membuatku ingin berkata “Lucu deh kalian!” :p

Untuk conclusion dari tulisanku ini, akan ada di part berikutnya. See you 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s