Rasa

Aku terlalu takut untuk berbicara tentang rasa. Usia yang tak terlalu matang dan tak terlalu dini menjadi sebuah pintu kegamangan yang menjadi penghalang. Dulu, hanya mengagumi tanpa kemajuan dan malah jalanku memutar untuk berkenalan dengan yang lain. Sekarang ku pahami apa yang kubutuhkan dan bukan apa yang kuinginkan meskipun keinginanku sekarang belum tentu apa yang kubutuhkan sekarang.
Kau. Yang jauh di sana. Apakah kau akan pulang padaku?
Kau. Yang tak tahu dimana. Apakah kau akan melirikku sebagai sesuatu yang beda?
Kau. Yang hanya kuperhatikan dari dunia angan. Apakah aku hanya sebatas teman di dunia tak nyata?
Aku tak menyalahkan waktu yang telah memisahkan kita hingga sejauh ini
Malah karena waktulah kita dapat belajar mengenai rasa dan juga hati

Advertisements

One thought on “Rasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s