Memilih nama tokoh di novel

image

Yes, masalah di atas memang sering dialami para penulis, termasuk saya. Memilih nama untuk para pemeran utama saja bisa sebegitu perfeksionisnya saya. Mesti dilihat dulu filosofinyalah, pasaran atau nggaknya serta cocok nggak sama jalan ceritanya. Bahkan saya pernah mengalami hal pas udah di tengah-tengah cerita, eh tiba-tiba mau ganti nama tokoh. Kan mamam tuh gantiin satu-satu 😵.
Selain pemilihan nama, kita juga dituntut untuk sangat mengenal sang tokoh. Bagaimana fisik dan karakteristiknya. Jadi dengan kata lain penulis WAJIB hukumnya tahu seluk-beluk tokoh yang ditulisnya.
Lalu gimana caranya?
Kalau tips dari saya, buatlah CV sang tokoh. Mulai dari data basic seperti nama, tanggal lahir, pekerjaan, atau pendidikan. Lalu diikuti dengan bagaimana ciri fisiknya, apa yang ia suka, apa yang tidak ia suka. Selain itu, tulis sedetail apapun mengenai sang tokoh, lalu cocokkan dengan jalan cerita. Untuk nama, carilah yang nggak pasaran dan juga cari filosofinya. Misalkan, kalian ingin buat cerita tentang gadis manis nan lemah lembut. Cari hal yang sesuai dengan karakter tersebut. Misalnya bunga. Kalian tinggal cari saja nama bunga yang artinya nggak jauh beda dari itu.
Mungkin jika saya punya anak kelak, nama anak saya pasti akan dipikirkan matang-matang. Harus berfilosofi dan mengandung doa serta hal-hal positif. Hahaha. 😜

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s