An imperfect

Kita terlepas dari orbit yang teratur, lalu terpental hingga hilang tenggelam. Aku melihat saat kau di titik terendah. Kau pun melihat keadaanku yang berantakan. Kita tidak sedang baik-baik saja. Bahkan cenderung terikat kegelapan. Namun kita sama-sama menangkap aksara semu yang ditukarkan dalam bentuk tawa dan tangis yang bersamaan. Sehingga kita dapat menerbitkan mentari kembali. Karena cinta sesungguhnya tidak datang saat kita dalam kondisi terbaik namun saat kita siap akan ketidaksempurnaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s