Teruntukmu

 

Aku tahu terjatuh itu sakit tapi kau selalu menyuruhku untuk terus bangkit. Dengan linangan air mata dan emosi meledak, terkadang keras kepalaku muncul. Tak mendengar perkataanmu dan tetap pada jalanku. Di saat aku tersenyum dan bahagia, aku terkadang melupakanmu, tak teringat sedikitpun akan nasihatmu yang lalu walau ternyata apa yang kau ucapkan ada benarnya juga. Inilah aku, manusia yang luput akan sesuatu yang semu. Cinta kau salah satunya. Kau tak pernah menampakan rasa cinta dan sayang dalam bentuk perkataan semata atau perbuatan yang membuatku bahagia tetapi kau selalu ada di saat aku butuh atau tidak. Dengan semakin menipisnya tenagamu, kau tidak akan diam melihatku dalam kesulitan. Dengan berputarnya waktu, kau tidak akan terlelap sebelum ku tenang. Dengan bertambahnya rambut putihmu, kau akan terus menjagaku. Berapapun usiaku dan sejauh apapun aku melangkah, aku akan selalu menjadi gadis kecilmu, Ayah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s