Penyesalan

“Apa kesalahan terbesarmu?”

“Mempersilakan dia datang dan membiarkan dia pergi.”

“Berarti dia cukup kejam?”

“Tidak. Malah aku yang kejam.”

“Maksudnya?”

“Karena di antara jarak waktu dia datang kemudian pergi, ada satu hal yang tidak berani aku lakukan.”

“Apa?”

“Hanya memberikan keindahan tanpa kepastian.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s